EMPLOYEE RE-ENGAGEMENT MELALUI SPIRITUAL ISLAM PADA GEN Z
Abstract
Generasi Z menghadapi tantangan serius dalam dunia kerja modern, mulai dari tekanan kinerja, ketidakpastian karier, hingga kelelahan psikologis yang berdampak pada menurunnya keterikatan kerja (employee disengagement). Fenomena ini menunjukkan bahwa persoalan keterlibatan kerja Gen Z tidak semata bersifat teknis-manajerial, tetapi juga berkaitan dengan krisis makna dan ketidaksinkronan nilai antara individu dan organisasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran spiritualitas Islam sebagai pendekatan alternatif dalam upaya employee re-engagement pada karyawan Generasi Z. Kajian ini menggunakan pendekatan konseptual-analitis dengan menelaah literatur tentang karakteristik Gen Z, konsep employee re-engagement, serta dimensi spiritualitas Islam yang meliputi tauhid, ibadah, akhlak, dan tasawuf. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa spiritualitas Islam memiliki keunggulan dalam menghadirkan makna kerja yang transendental, membangun etika organisasi yang berkeadilan, serta memperkuat ketahanan psikospiritual individu. Integrasi nilai-nilai spiritual Islam dalam konteks kerja mampu menumbuhkan motivasi intrinsik, menurunkan risiko burnout, dan memulihkan keterikatan emosional karyawan Gen Z. Artikel ini juga merumuskan model employee re-engagement berbasis spiritualitas Islam melalui dua pendekatan utama, yaitu organization-focused approach dan individual-focused approach. Pendekatan organisasi menekankan pelembagaan nilai spiritual dalam visi, budaya, kebijakan, dan kepemimpinan, sedangkan pendekatan individu berfokus pada internalisasi niat, kesadaran ihsan, dan praktik reflektif sebagai sumber resiliensi batin. Simpulan kajian ini menegaskan bahwa employee re-engagement berbasis spiritualitas Islam berpotensi menjadi strategi yang relevan, autentik, dan berkelanjutan dalam merespons tantangan keterlibatan kerja Generasi Z, khususnya pada organisasi yang berafiliasi atau selaras dengan nilai-nilai Islam.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Irfan Afandi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
